Tikus

Hari itu saya pulang agak malam dari kantor. Ya biasalah ada tugas yang harus dilembur. Sampai di Rumah saya langsung lepas sepatu. Saya taruh saja di teras rumah. Pasalnya sih blum musim hujan jadi asal taruh saja. Bukan itu juga sih kerena kebiasaan juga sih.

Nah, besoknya saya sudah bersiap untuk pergi ke kantor. Ya begitulah rutinitas orang dewasa. Saya bersiap pergi karena sudah agak kesiangan takut terlambat (padahal emang terlambat setiap hari). 

Saya buka pintu depan dan saya kenakan kaos kaki didepan pintu. Saya masukan ke sepatu. 

"Lha, kok ada yang gerak gerak?"

Dan tiba-tiba jempol saya serasa ada yang gigit. Langsung reflek saya tarik lagi kaki saya dari sepatu. Saya takut ular yang ada disepatu ternyata tikus nyingnying. Waduh, kaget setengah mati saya.

Ini adalah akibat saya menaruh sepatu sembarangan. Jadi pelajaran untuk saya agar menempatkan barang pada tempatnya dan mengecek sepatu sebelum dipakai agar tehindar dari bahaya sengatan atau gigitan hewan yang berbahaya seperti itu.

Dan seketika saya teringat cerita teman saya Pak Ugan yang pada malam hari kakinya didigit tikus, sampai meriang. 

Pada malam itu Pak Agus rekan kerja saya menginap di kontrakan atau kosan pak ugan. Dikarenakam besok ia harus mengantar bos besar ke bandara. Pak Agus sendiri rumah nya ada di Jakarta. Sementara lokasi kerja ada di Bekasi. Kalau iya bolak balik tentu memakan waktu yang menyita tenaga. Singkat Cerita, Ia memutuskan untuk menginap di kosan Pak Ugan.

Pada malam itu terjadi obrolan singkat dengan pak ugan. Dan pak agus izin pamit tidur dulu, agar besok bangun lebih awal. 

Malam sudah larut suasana mulai hening. Tiba-tiba Pak Agus dikagetkan dengan suara orang berteriak

"ADOH....ADOH....ODOH...."

"Ada apa Kang Ugan."

"TIKUS GIGIT JEMPOL KAKI SAYA MAS AGUS,"

Mendengar itu Pak Agus antara iba dan lucu, dalam pikirannya mungkin berpikir 

"Apa bau ikan asin ya kaki Kang Ugan?" 

Saya pun mendengar cerita itu langsung sependapat dan ketawa juga sih. Tapi menurut Pak Agus penyebab utamanya adalah kondisi kosan yang sangat kotor merupakan faktor utama menurut beliau.


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Tikus"