Zero or Hero
Mataku terbuka pagi itu setelah semalam mataku tak kuasa menurunkan air asinnya. Kantong mata masih terlihat jelas dibawah bola mataku. Aku galau apakah aku tetap bisa jadi Hero kala aku tak bisa melawan dunia. Kawan kalian tahu renunganku semalam dengan IDC? Dia yang membuatku senyum kembali menatap dunia aku ingin selalu dekat dengannya setelah wanita kedua dalam hidupku yaitu Ibuku. Beliau dan IDC serasa sama selalu membakar semangatku tapi IDC tak akan bisa mengantikan Ibundaku. dan sekarang aku yakin suatu saat nani aku barusah menggapai Mimpi-mimpi indah yang sudah aku tulis dalam kamus hidupku.
"This Is War"
Sebuah band papan atas amarika mengatakan seperti itu, 30 Second To Mars. aku juga bingun kenapa band itu memakai nama itu. karena kita manusia diciptakan oleh sang Khalik untuk berfikir menjadi cepat seperti nama band itu. I'm burned by fire of spirit. Aku yakin tuhan tak akan pernah tidur, makan dari tiu aku haurs terus berjalan to fight, to life, be spirt, i don't think about obstacle, I know, i must fight with my self and discover my way with my family, my dear, my country.
Aku tak akan pernah menyerah untuk merdeka. aku tak mau menjadi Zero karena manusia ditakdirkan Tuhan menjadi Hero. Indonesia sudah lama rindu dengan pahlawan-pahlawannya. Aku pun ingin menjadi bagian dari itu walaupun secuil atau secercah keringatku yang bermanfaat untuk negeri kaya ini. Detik ini, 10 November Aku tancapkan semangat palawan di hatiku dengan jalan bersama Tuhanku.
Negeri kaya ini harus menjadi bagian dalam sejarah manusia, Atlantis yang hilang ada di Indonesia. Dan kami yang akan meneruskan jiwa-jiwa harummu pahlawan.
Hidup terus berjalan jangan kenal lelah dalam jiwa dan ragamu, bangsa ini bergantung padamu "Genarasi Pemuda Indonesia." dan mana yang kau pilih menjadi Hero atau Zero?
Aku pun tersadar ketika poselku berdering dari seorang yang jauh di timur sama, IDC.
muncul suara lembut darinya " Selamat Hari Pahlawan my dear." kata manis itu yang menumbuhkan semangatku.
"This Is War"
Sebuah band papan atas amarika mengatakan seperti itu, 30 Second To Mars. aku juga bingun kenapa band itu memakai nama itu. karena kita manusia diciptakan oleh sang Khalik untuk berfikir menjadi cepat seperti nama band itu. I'm burned by fire of spirit. Aku yakin tuhan tak akan pernah tidur, makan dari tiu aku haurs terus berjalan to fight, to life, be spirt, i don't think about obstacle, I know, i must fight with my self and discover my way with my family, my dear, my country.
Aku tak akan pernah menyerah untuk merdeka. aku tak mau menjadi Zero karena manusia ditakdirkan Tuhan menjadi Hero. Indonesia sudah lama rindu dengan pahlawan-pahlawannya. Aku pun ingin menjadi bagian dari itu walaupun secuil atau secercah keringatku yang bermanfaat untuk negeri kaya ini. Detik ini, 10 November Aku tancapkan semangat palawan di hatiku dengan jalan bersama Tuhanku.
Negeri kaya ini harus menjadi bagian dalam sejarah manusia, Atlantis yang hilang ada di Indonesia. Dan kami yang akan meneruskan jiwa-jiwa harummu pahlawan.
Hidup terus berjalan jangan kenal lelah dalam jiwa dan ragamu, bangsa ini bergantung padamu "Genarasi Pemuda Indonesia." dan mana yang kau pilih menjadi Hero atau Zero?
Aku pun tersadar ketika poselku berdering dari seorang yang jauh di timur sama, IDC.
muncul suara lembut darinya " Selamat Hari Pahlawan my dear." kata manis itu yang menumbuhkan semangatku.
0 Response to "Zero or Hero"
Post a Comment