ORANG TIMUR



Ku coba berjalan dibawah awan kelam
Bulan riang dengan istirahat dalam awan kelam
Mata memancarkan kaca-kaca kegundahan,
teriring labirin suara hewan-hewan kelam
Rasa berganti disetiap langkah menghilang
Sambutan alam khayal menguji nurani selembar kesabaran
Jiwa dilebur bak timah hitam legam dalam jutaan derajat, panas
Laiknya Deburan ombak membabibuta pada karang
Syahwat amara, Asa yang hilang berlomba menerjang
Lingkaran daging merah dalam tubuh
Adalah hati, hatiku, kalbu, semua berintuisi
Aku tahu mimpi
Aku tahu suatu awal
Aku tahu suatu akhir
Aku tahu padang membentang tertuju sebuah pintu
Dan aku tahu pintu itu hanya satu
Pintu orang timur itu
  

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "ORANG TIMUR"